131120142252
Celoteh Roo
Karena jika Aku menyerah. Berarti itu
bukan Aku!
Jelas
dengan tegas aku berani mengatakan itu!
Mengapa?
Beruntungnya
aku dikeliling oleh orang-orang yang benci dengan ‘Menyerah’
Rosul-Ku
Yang Paling Hebat! Ia tak pernah menyerah menyebarkan kebaikan tentang Jalan
Allah kepada tiap insan. Meskipun perih terus menerpa usahanya terus tak pernah
putus hingga kini aku bangga menjadi bagian dari Jalan menuju indah yang pasti abadi
agar dapat bertemu dengan-Nya... Allah SWT...
Satu
lagi kebanggaan yang aku punya ialah! Bapak! Banyak praktik nyata darinya yang
membuat ku tergugah untuk tak kalah dengan situasi parah!
Berkali-kali
gagal dalam berdagang! Usahanya tak pernah surut untuk agar dapat menghidupi
kami. Hingga pada saatnya kami harus hidup terpisah oleh pulau. Bapak banting
tulang setir tenaga untuk tetap menyejahterakan hidup kami dengan jalur
berdagang lagi... Bapak berdagang soto lamongan keliling di Pangkalanbun,
Kalimantan Tengah. Tak cukup kata untuk melukiskan betapa senangnya aku
memiliki seorang Ayahanda sepertinya. Bapak adalah acuanku untuk hidup penuh
semangat dan pantang menyerah agar tidak parah.
Hey!
Aku punya yang lain lagi! Yang paling aku sayang di dunia ini! Yang
paling-paling-paling aku saaaayaaaang! Mamak! Subhanallah! Beruntungnya aku
memiliki Mamak! Pengertian luar biasa yang selalu dia kasih ke diri yang lemah ini
selalu saja membuatku haru nan bahagia. Mamak bagaikan mesin penyemangat diri
sekaligus pelipur lara dalam bentuk nyata yang paling terbaik. Mamak seperti
dokter yang mampu membius semangat ku untuk mencapai bahagia.
I
have ones again!!! Orang paling konyol yang tau gilanya aku ya dia! Pejantan tanggung
harapan keluarga! Adik-ku! Hohoho dia adalah teman paling ajaib yang aku punya.
Saudara sekandung yang tercipta untuk mengobati hidupku yang terlalu datar! Seseorang
yang sering aku perintahkan untuk mendoakanku agar aku mencapai mimpi indah
agar dapat menuju tempat terindah di dunia! Ka’bah Allah! Seseorang yang sering aku mintai pertolongan
untuk membelikanku es di warung. Sesorang yang senantiasa menanti keberhasilan
ku! Biar aku bisa beliin dia motor katanya =,=
Bukan
hanya keluarga, aku juga mempunyai mbah-mbah yang tangguh dan saudara-saudara
yang seringkali saling bahu membahu untuk menolong satu sama lain.
Teman-teman
dan sahabat-sahabatku...
Guru-guruku...
Pengalaman-pengalamanku...
Aku
juga saaaaaaaaaayaaaang mereka!
Bagaimana
aku harus menyerah jika aku memiliki begitu banyak orang-orang luar biasa di
sekelilingku! Jika Aku menyerah! Itu bukan Anggun Tifani! Hehe! :D
0 komentar:
Posting Komentar